Postingan

Menampilkan postingan dengan label perempuan

Femisida : Pembunuhan Terhadap Perempuan Karena Ia Perempuan

Gambar
Femisida : Pembunuhan Terhadap Perempuan Karena Ia Perempuan Jumlah perempuan korban kekerasan terus meningkat dari tahun ke tahun. Dalam Catahu Komnas Perempuan, per tahun 2019, kekerasan terhadap perempuan mengalami lonjakan naik sampai di angka 431.471 kasus yang mana meningkat 792% sejak 12 tahun lalu, meningkat hampir 8 kali lipat sejak 2008. Salah satu jenis kasus kekerasan terhadap perempuan ini adalah Femisida ( Femicide) yang istilahnya masih belum dikenal olah masyarakat umum dan sering disepelekan menjadi kasus kekerasan biasa oleh lembaga penegak hukum. Femisida yang dalam bahasa Inggris Femicide adalah kejahatan atas dasar kebencian berbasis jenis kelamin dengan perempuan sebagai korbannya. Dalam Catahu Komnas Perempuan 2020 dijelaskan,   femisida adalah pembunuhan terhadap perempuan karena dia perempuan. Kekerasan seperti pelucutan martabat korban yang dianiaya, dibunuh, diperkosa dan ditelanjangi. Kasus kekerasan berbasis gender i...

Saya Memutuskan Untuk Jadi Feminist dan Saya Marah

Saya Memutuskan Untuk Jadi Feminist dan Saya Marah Jakarta, sabtu (29/02) hari kabisat yang terjadi empat tahun sekali dan saya ingin sekali memanfaatkan tanggal yang hanya ada dalam empat tahun sekali ini menjadi tidak sia-sia. Pada hari itu, saya memutuskan untuk jadi aktifis feminist dan bergaul dengan aktifis lainnya dalam acara Panggung Ekspresi Gerak Perempuan di LBH Cikini, Jakarta. Belakangan ini saya muak dengan keadaan negeri pertiwi yang semakin tidak peduli dengan azaz kemanusiaan. Susah rasanya memanusiakan manusia. Genderisasi di mana-mana dan oknum nomor satunya adalah laki-laki. Perempuan-perempuan dari berbagai kalangan merasa cemas dan muncullah kampanye tentang feminisme di mana-mana. Saya sempat tidak memedulikan itu semua. Enggan repot-repot turun ke jalan, malas juga dengar keluh kesah sesama perempuan dalam menjalani hidup menjadi perempuan. Bagi saya, masalah setiap orang adalah hal yang harus diurus oleh individu itu sendiri, tak perlu melibatkan ora...

Penyanyi Duffy Yang Menghilang Karena Kasus Pelecehan

Gambar
https://www.youtube.com/watch?v=R6UwmJRkjBs Well, well, well... Ada kah yang membaca tulisan di atas dengan nada lagu yang sempat booming di tahun 2010—sampai sekarang juga masih cukup sering dilantunkan secara random —judulnya Well, Well, Well dari Duffy, penyanyi asal Inggris berlesung pipi yang khas dan rambut blonde . Kalau tinggal di Indonesia, mungkin penyanyi kelahiran 23 Juni 1984 ini akan dipanggil Londo. Sebenarnya lagu ini agak membosankan di bagian intronya dengan mengulang kata well, well, well sampai empat kali dengan suara Duffy yang khas. Tapi lagu yang terdengar agak membosankan di awal inilah yang membuat karirnya melonjak. Duffy telah memenangkan Grammy Awards 2009 dalam kategori Best Pop Vocal Album untuk albumnya yang berjudul Rockvery. Satu tahun setelah menjadi pemegang trofi Gramofon, Duffy menghilang. Ia meninggalkan dunia musik dan entertaiment dengan memberikan persembahan terakhirnya, yaitu single Well, well, well. Agak aneh mem...

Hamil Karena (Bersanggama) Berenang

Gambar
Terus Berenang... Terus Berenang... Cerita di bawah ini adalah salah satu teater lawak yang lahir dari negeri dagelan. Rakyatnya mempunyai slogan, Indonesia negeriku, orangnya lucu-lucu. Jika anda tidak tertawa, berarti humor anda jelek. Eh, maaf.  Lagi-lagi, pernyataan dari ‘orang pintar’ di negeri ini bikin geger. Kali ini datangnya dari KPAI, iya KPAI, bukan orang pintar seperti dukun beranak. Seorang Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotoprika dan Zat Adiktif berinisial S-I-T-T-I mengeluarkan statement jika laki-laki dan perempuan berenang di tempat yang sama akan ada kemungkinan si perempuan hamil tanpa adanya proses penetrasi. Sebentar, saya jadi ingat mitos jaman Sekolah Dasar kalau laki-laki dan perempuan pegangan tangan bisa hamil, makanya guru saya melarang dua jenis kelamin berbeda duduk di kursi yang sama. Pegangan tangan saja bisa hamil apalagi berenang bersama. Cukup masuk akal, akalnya ikan asin. Coba kalau Bu Sitti ini orasi di...

Baju Gue, Mood Gue

Baju Gue, Mood Gue “Gue pernah nangis karena kehabisan baju...” Kami, manusia sepakat jika penampilan adalah objek yang terlihat pertama kali oleh tangkapan mata dan menjadi penilaian pertama dalam proses pengenalan, maka penampilan itu penting, terlebih lagi untuk perempuan. Perempuan dan penampilan, dua hal yang mengait menjadi satu. Lebih banyak perempuan yang menggunakan pakaian rapi dan stylish ketimbang laki-laki. Jika laki-laki bisa dengan seenaknya menggunakan baju yang dipakai untuk keseharian, maka perempuan akan dengan tegas aksi itu karena kami mengedepankan penampilan yang rapi dan bagus dalam segala macam acara—kecuali tidur. Contohnya pergi ke kampus, kegiatan ini memang dilakukan 5 kali dalam satu minggu dan menjadi bagian dari pola hidup juga kebiasaan, orang-orang yang ditemui pun mayoritas sama dengan yang kemarin. Tatapi penting menjaga kestabilan penampilan dan mempercantik riasan setiap harinya walau di kampus nanti hanya duduk-duduk di dalam ruang...

Kontes Kecantikan atau Kontes Eksploitasi Perempuan

Sudah 68 tahun Miss World hadir di Bumi melalui tayangan televisi berjenis kontes kecantikan. Miss world mewakili The big Four International Beauty Pageants dengan motto beauty with purpose. Bersamaan dengan hadirnya Miss World, stigma tentang nilai cantik juga lahir di kalangan masyarakat. Kontes kecantikan melahirkan pakem nilai baru, sebuah garis standar kecantikan. Pemberian label untuk setiap perempuan menjadi variabel yang melekat kuat sampai semua perempuan menjadi tunduk pada standardisasi yang diciptakan oleh media melewati kontes kecantikan.            Cantik itu harus tinggi seperti Gigi Hadid ( Victoria Secret’s angel ), katanya. Cantik itu kulitnya harus putih, tapi jangan terlalu putih dan bukan coklat, contohnya seperti Priyanka Chopra ( Miss World 2000 ). Juga contoh lainnya yang sejenis.            Di Indonesia, kontes kecantikan Puteri Indonesia dan Miss...

Ibu-Ibu : Predator Jalanan

Gambar
Ibu-Ibu : Predator Jalanan Dosa hukumnya memberi label jelek untuk orang yang lebih tua. Tapi jika faktanya benar, mungkin sah-sah saja. Ibu-ibu sebagai predator jalanan, misalnya, saya yakin pasti banyak yang setuju? Lampu sen kiri, beloknya ke kanan, kerjaan mamahnya siapa, tuh ? Mengobrol di tengah jalan dengan kenalannya? Parkir motor pararel tapi dikunci stang karena takut hilang dan bikin bertengkar dengan suami, walaupun jika ditegur juga galakan dianya. Jemput anak sekaligus 4 dalam satu motor karena anaknya ingin pulang bersama dengan sahabatnya, ya hanya ibu -ibu yang bisa melakukan itu tanpa pikir dua kali. Sebenarnya ini melanggar peraturan lalu lintas, tapi apa boleh buat, toh semakin banyak peraturan maka semakin banyak yang dilanggar. Betul tidak? Bicara tentang peraturan, Indonesia adalah negara yang berlandas hukum dan memiliki pelanggar hukum yang banyak juga. Yang paling sering terjadi adalah pelanggaran hukum di jalanan. Tidak pernah ada ceritanya saa...