Postingan

Menampilkan postingan dengan label jurnalistik

Girls, Ini Dia Lagu Wajib Didengar Saat Work From Home

Gambar
Satu hal yang ada di otak saya pertama kali saat dengar kata work from home  yang marak digunakan saat ini, yaitu lagu Fifth Harmony, grup vokal asal Amerika hasil jebolan X-Factor. Fifth yang berarti lima tetapi membernya tersisa empat. Ayo, kembali ke topik! Entah bagaimana, mungkin salah satu dari member Fifth Harmony adalah seorang  Fortune teller  karena mereka sudah bisa menebak apa yang akan terjadi di 4 tahun sesudah lagu tersebut diluncurkan. 2016 mereka mengeluarkan lagu Work From Home, eh, di 2020, satu dunia  menerapkan work from home.  Awalnya terkesan seru dan modern abis bisa kerja sistem online, belajar dengan E-learning , kuliah sistem jarak jauh. Pokoknya, millennial banget, deh.  Iya, itu terjadi hanya di awal-awal saja, tetapi makin lama juga makin terasa bosan dan malah suntuk sendiri di depan laptop terlalu lama tanpa melakukan interaksi sosial secara langsung. Walau pun dapat video call, tanpa raga yang bertemu rasanya ma...

Femisida : Pembunuhan Terhadap Perempuan Karena Ia Perempuan

Gambar
Femisida : Pembunuhan Terhadap Perempuan Karena Ia Perempuan Jumlah perempuan korban kekerasan terus meningkat dari tahun ke tahun. Dalam Catahu Komnas Perempuan, per tahun 2019, kekerasan terhadap perempuan mengalami lonjakan naik sampai di angka 431.471 kasus yang mana meningkat 792% sejak 12 tahun lalu, meningkat hampir 8 kali lipat sejak 2008. Salah satu jenis kasus kekerasan terhadap perempuan ini adalah Femisida ( Femicide) yang istilahnya masih belum dikenal olah masyarakat umum dan sering disepelekan menjadi kasus kekerasan biasa oleh lembaga penegak hukum. Femisida yang dalam bahasa Inggris Femicide adalah kejahatan atas dasar kebencian berbasis jenis kelamin dengan perempuan sebagai korbannya. Dalam Catahu Komnas Perempuan 2020 dijelaskan,   femisida adalah pembunuhan terhadap perempuan karena dia perempuan. Kekerasan seperti pelucutan martabat korban yang dianiaya, dibunuh, diperkosa dan ditelanjangi. Kasus kekerasan berbasis gender i...

Saya Memutuskan Untuk Jadi Feminist dan Saya Marah

Saya Memutuskan Untuk Jadi Feminist dan Saya Marah Jakarta, sabtu (29/02) hari kabisat yang terjadi empat tahun sekali dan saya ingin sekali memanfaatkan tanggal yang hanya ada dalam empat tahun sekali ini menjadi tidak sia-sia. Pada hari itu, saya memutuskan untuk jadi aktifis feminist dan bergaul dengan aktifis lainnya dalam acara Panggung Ekspresi Gerak Perempuan di LBH Cikini, Jakarta. Belakangan ini saya muak dengan keadaan negeri pertiwi yang semakin tidak peduli dengan azaz kemanusiaan. Susah rasanya memanusiakan manusia. Genderisasi di mana-mana dan oknum nomor satunya adalah laki-laki. Perempuan-perempuan dari berbagai kalangan merasa cemas dan muncullah kampanye tentang feminisme di mana-mana. Saya sempat tidak memedulikan itu semua. Enggan repot-repot turun ke jalan, malas juga dengar keluh kesah sesama perempuan dalam menjalani hidup menjadi perempuan. Bagi saya, masalah setiap orang adalah hal yang harus diurus oleh individu itu sendiri, tak perlu melibatkan ora...

Kontes Kecantikan atau Kontes Eksploitasi Perempuan

Sudah 68 tahun Miss World hadir di Bumi melalui tayangan televisi berjenis kontes kecantikan. Miss world mewakili The big Four International Beauty Pageants dengan motto beauty with purpose. Bersamaan dengan hadirnya Miss World, stigma tentang nilai cantik juga lahir di kalangan masyarakat. Kontes kecantikan melahirkan pakem nilai baru, sebuah garis standar kecantikan. Pemberian label untuk setiap perempuan menjadi variabel yang melekat kuat sampai semua perempuan menjadi tunduk pada standardisasi yang diciptakan oleh media melewati kontes kecantikan.            Cantik itu harus tinggi seperti Gigi Hadid ( Victoria Secret’s angel ), katanya. Cantik itu kulitnya harus putih, tapi jangan terlalu putih dan bukan coklat, contohnya seperti Priyanka Chopra ( Miss World 2000 ). Juga contoh lainnya yang sejenis.            Di Indonesia, kontes kecantikan Puteri Indonesia dan Miss...