Postingan

Menampilkan postingan dengan label tugas

Jalan-Jalan Ke Jepang, Jangan Lupa Membeli Roti. Et dah, Kejauhan!

Gambar
Tagar WFH atau Work From Home, self quarantine, segala macam pekerjaan luar rumah yang dialihkan ke dalam rumah, menjadi trending topic sampai waktu yang belum dapat ditentukan. Miris sekali, pekerjaan yang semula mudah dikerjakan malah jadi agak rumit dan menumpuk karena sistem online. Jujur, saya sebagai mahasiswa yang tumpukan tugas lebih banyak dan ribet daripada tugas biasanya, malah jadi makin malas mengerjakan. Kalau sudah begini, kerjaan saya hanya merebahkan diri di atas kasur lalu otak saya berkelana kemana-mana. Kurang lebih setengah jam saya memikirkan mengapa orang-orang menyebut pembalut wanita dengan nama roti Jepang? Padahal dibuatnya bukan di Jepang dan enggak ada roti yang bentuknya seperti pembalut. Sekali pun ada, mungkin untuk properti halloween. Oh, ya, sekadar mengingatkan, halloween itu bukan budaya kita, ya. budaya kita itu mencari pembalut di kelas bisik-bisik ke teman tepat di telinganya dengan kalimat andalan, “Eh, ada roti jepang enggak?” suda...

Penyanyi Duffy Yang Menghilang Karena Kasus Pelecehan

Gambar
https://www.youtube.com/watch?v=R6UwmJRkjBs Well, well, well... Ada kah yang membaca tulisan di atas dengan nada lagu yang sempat booming di tahun 2010—sampai sekarang juga masih cukup sering dilantunkan secara random —judulnya Well, Well, Well dari Duffy, penyanyi asal Inggris berlesung pipi yang khas dan rambut blonde . Kalau tinggal di Indonesia, mungkin penyanyi kelahiran 23 Juni 1984 ini akan dipanggil Londo. Sebenarnya lagu ini agak membosankan di bagian intronya dengan mengulang kata well, well, well sampai empat kali dengan suara Duffy yang khas. Tapi lagu yang terdengar agak membosankan di awal inilah yang membuat karirnya melonjak. Duffy telah memenangkan Grammy Awards 2009 dalam kategori Best Pop Vocal Album untuk albumnya yang berjudul Rockvery. Satu tahun setelah menjadi pemegang trofi Gramofon, Duffy menghilang. Ia meninggalkan dunia musik dan entertaiment dengan memberikan persembahan terakhirnya, yaitu single Well, well, well. Agak aneh mem...

Hamil Karena (Bersanggama) Berenang

Gambar
Terus Berenang... Terus Berenang... Cerita di bawah ini adalah salah satu teater lawak yang lahir dari negeri dagelan. Rakyatnya mempunyai slogan, Indonesia negeriku, orangnya lucu-lucu. Jika anda tidak tertawa, berarti humor anda jelek. Eh, maaf.  Lagi-lagi, pernyataan dari ‘orang pintar’ di negeri ini bikin geger. Kali ini datangnya dari KPAI, iya KPAI, bukan orang pintar seperti dukun beranak. Seorang Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotoprika dan Zat Adiktif berinisial S-I-T-T-I mengeluarkan statement jika laki-laki dan perempuan berenang di tempat yang sama akan ada kemungkinan si perempuan hamil tanpa adanya proses penetrasi. Sebentar, saya jadi ingat mitos jaman Sekolah Dasar kalau laki-laki dan perempuan pegangan tangan bisa hamil, makanya guru saya melarang dua jenis kelamin berbeda duduk di kursi yang sama. Pegangan tangan saja bisa hamil apalagi berenang bersama. Cukup masuk akal, akalnya ikan asin. Coba kalau Bu Sitti ini orasi di...

Baju Gue, Mood Gue

Baju Gue, Mood Gue “Gue pernah nangis karena kehabisan baju...” Kami, manusia sepakat jika penampilan adalah objek yang terlihat pertama kali oleh tangkapan mata dan menjadi penilaian pertama dalam proses pengenalan, maka penampilan itu penting, terlebih lagi untuk perempuan. Perempuan dan penampilan, dua hal yang mengait menjadi satu. Lebih banyak perempuan yang menggunakan pakaian rapi dan stylish ketimbang laki-laki. Jika laki-laki bisa dengan seenaknya menggunakan baju yang dipakai untuk keseharian, maka perempuan akan dengan tegas aksi itu karena kami mengedepankan penampilan yang rapi dan bagus dalam segala macam acara—kecuali tidur. Contohnya pergi ke kampus, kegiatan ini memang dilakukan 5 kali dalam satu minggu dan menjadi bagian dari pola hidup juga kebiasaan, orang-orang yang ditemui pun mayoritas sama dengan yang kemarin. Tatapi penting menjaga kestabilan penampilan dan mempercantik riasan setiap harinya walau di kampus nanti hanya duduk-duduk di dalam ruang...

Kontes Kecantikan atau Kontes Eksploitasi Perempuan

Sudah 68 tahun Miss World hadir di Bumi melalui tayangan televisi berjenis kontes kecantikan. Miss world mewakili The big Four International Beauty Pageants dengan motto beauty with purpose. Bersamaan dengan hadirnya Miss World, stigma tentang nilai cantik juga lahir di kalangan masyarakat. Kontes kecantikan melahirkan pakem nilai baru, sebuah garis standar kecantikan. Pemberian label untuk setiap perempuan menjadi variabel yang melekat kuat sampai semua perempuan menjadi tunduk pada standardisasi yang diciptakan oleh media melewati kontes kecantikan.            Cantik itu harus tinggi seperti Gigi Hadid ( Victoria Secret’s angel ), katanya. Cantik itu kulitnya harus putih, tapi jangan terlalu putih dan bukan coklat, contohnya seperti Priyanka Chopra ( Miss World 2000 ). Juga contoh lainnya yang sejenis.            Di Indonesia, kontes kecantikan Puteri Indonesia dan Miss...

Sini Jadi Jahat, Nanti Aku Kasih Singgasana.

Gambar
Cerita di bawah ini adalah salah satu teater lawak yang lahir dari negeri dagelan. Rakyatnya mempunyai slogan, Indonesia negeriku, orangnya lucu-lucu, jika anda tidak tertawa, berarti humor anda anjlok. Eh, maaf.  Begini, ada sebuah kasus yang cukup panas pada penghujung tahun 2018 ini. Kasus ini sebenarnya terjadi di tahun 2012, terbongkar pada tahun 2015, diadili di tahun 2017 lalu sempat keluar dari jeruji besi setelah 6 bulan kemudian dan kasus ini kembali booming pada tahun 2018. Waktu yang cukup lama untuk membesarkan anak bayi sampai jadi balita. Mengapa disamakan dengan balita? Karena rakyat semua juga tahu, kasus ini bersifat kekanak-kanakan dan seolah hukum di tanah surga ini memang belum matang dan masih terus menyelami pembelajaran dari guru TK. Baiq Nuril, seorang guru honorer di salah satu sekolah di daerah Mataram, mengaku mendapat pelecehan seksual dari atasannya bernama Muslim dan buktinya sangat kuat sekali karena beliau--Baiq--mempunyai segala bu...