Kontes Kecantikan atau Kontes Eksploitasi Perempuan
Sudah 68 tahun Miss World hadir di Bumi melalui tayangan televisi berjenis kontes kecantikan. Miss world mewakili The big Four International Beauty Pageants dengan motto beauty with purpose. Bersamaan dengan hadirnya Miss World, stigma tentang nilai cantik juga lahir di kalangan masyarakat. Kontes kecantikan melahirkan pakem nilai baru, sebuah garis standar kecantikan. Pemberian label untuk setiap perempuan menjadi variabel yang melekat kuat sampai semua perempuan menjadi tunduk pada standardisasi yang diciptakan oleh media melewati kontes kecantikan. Cantik itu harus tinggi seperti Gigi Hadid ( Victoria Secret’s angel ), katanya. Cantik itu kulitnya harus putih, tapi jangan terlalu putih dan bukan coklat, contohnya seperti Priyanka Chopra ( Miss World 2000 ). Juga contoh lainnya yang sejenis. Di Indonesia, kontes kecantikan Puteri Indonesia dan Miss...